DOWNLOAD NATIONAL ANTHEM OF INDONESIA

Local Searching on Terbit Mimpiku

Custom Search

Minggu, 29 Juni 2014

PARALLEL PROCESSING



PARALLEL PROCESSING
(PEMROSESAN PARALEL)



Parallel Processing (Pemrosesan Paralel) merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam komputasi, yaitu teknik yang menggunakan dua atau lebih processor dalam melakukan komputasi dan dilakukan secara bersamaan. Komputasi sendiri sudah dijelaskan pada postingan sebelumnya yaitu suatu aktifitas penghitungan atau pemecahan masalah, lalu bagaimana dengan processor. Processor merupakan sumber semua perintah, jika diibaratkan dalam makhluk hidup, prosessor merupakan otaknya. Idealnya satu komputer hanya memiliki satu prosesor saja, namun dengan berkembangnya teknologi, muncullah multi prosesor dimana dalam satu komputer terdapat dua prosessor yang digabung menjadi satu, contohnya dual core, core 2 duo, quad core, dll.

Dalam parallel processing ini juga memiliki berbagai kelemahan dan kelebihan dimana, untuk memiliki banyak prosessor memerlukan biaya yang tidak sedikit, tetapi dengan banyak nya prosessor maka proses komputasinya pun semakin cepat. Oh iya hampir ketinggalan, biasanya komputasi yang menggunakan teknik parallel processing ini disebut dengan komputasi parallel. Dan setau saya ada dua tipe komputasi dilihat dari banyaknya prosessor, yaitu komputasi tunggal dan komputasi parallel. Untuk lebih jelasnya akan saya jelaskan perbedaan nya.

Perbedaan Komputasi Tunggal & Parallel ?


Terlihat pada gambar diatas bahwa komputasi tunggal hanya menggunakan 1 CPU atau processor, sehingga dalam hal ini, jika instruksi yang dilakukan banyak, processor akan memprosesnya satu persatu. Hal ini menimbulkan antrian yang akhirnya akan memperlambat hasil yang diperoleh (waktunya lama).


          Namun jika kita lihat pada gambar komputasi paralel, instruksi akan dibagi menjadi beberapa instruksi sesuai dengan banyaknya processor. Hal ini tentunya akan mempercepat kerja komputer dan mempercepat waktu untuk mendapatkan hasil.

Tujuan utama dari pemrosesan paralel adalah untuk meningkatkan performa komputasi. Semakin banyak hal yang bisa dilakukan secara bersamaan (dalam waktu yang sama), semakin banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan. Analogi yang paling mudah untuk diingat adalah, bila kamu dapat merebus air dalam sebelum memotong motong bawang saat kamu akan masak, waktu yang kamu butuhkan akan lebih sedikit dibandingkan bila kamu mengerjakan hal tersebut secara berurutan (serial). Atau waktu yang kamu butuhkan pada saat memotong bawang akan lebih sedikit jika kamu kerjakan berdua.


MEDIAFIRE



MEDIAFIRE


Cloud Computing adalah model komputasi dimana sumber daya seperti daya komputasi, media penyimpanan (storage), jaringan (network), dan software dijalankan sebagai layanan melalui media jaringan, bahkan dapat diakses di tempat manapun selama terkoneksi dengan internet.

Salah satu contoh cloud computing yaitu MediaFire, dimana MediaFire merupakan contoh Cloud Computing didalam penyimpanan file untuk Upload dan Download.

MediaFire.com adalah salah satu situs filehosting terbaik, karena memberikan berbagai fitur yang menarik kepada user dan menjadikan MediaFire sebagai tempat upload file paling diminati.

Fitur MediaFire cukup bagus karena semua user akan diberikan data ruang yang tidak terbatas namun untuk user gratis (Free Member), file yang diunggah maksimal 200MB, sedangkan untuk user Pro (Premium Member), file yang diunggah maksimal 4GB. dan untuk user Business, file yang diunggah maksimal 10GB bahkan 1000GB (1TB) jika memiliki akun berbayar. MediaFire tidak membuat waktu tunggu untuk mengunduh, batasan download paralel, dan batasan bandwidth. Namun, MediaFire membutuhkan Cookies dan CAPTCHA jika anda mengunduh berkas yang sama dua kali.

Senin, 26 Mei 2014

MULTIMEDIA



MULTIMEDIA



1). Pengertian Multimedia

Multimedia berasal dari kata ‘Multi’ dan ‘Media’. Multi berarti banyak, dan Media berarti tempat, sarana atau alat yang digunakan untuk menyimpan informasi. Jadi Multimedia adalah sebuah sarana (media) yang didalamnya terdapat perpaduan (kombinasi) berbagai bentuk elemen informasi, seperti teks, gambar, suara, video, dan animasi sebagai pendukung untuk mencapai tujuannya yaitu menyampaikan informasi.

2). Tujuan Multimedia
Tujuan multimedia yaitu untuk membuat komunikasi semakin baik antara komputer dan pemakainya.

3). Konten / Objek Multimedia
Terdapat 6 konten multimedia, yaitu : teks, gambar, suara, video, interactive Link, dan animasi.

4). Komponen Multimedia
Terdapat 5 komponen multimedia, jika salah satu tidak ada maka bukan multimedia, melainkan Mixed Media. 

a). Komputer (Perangkat Keras), untuk melakukan koordinasi tentang apa yang dilihat dan didengar oleh pemakai

b). Perangkat Lunak, antara lain untuk mengedit teks, menyunting video, membuat citra 3 dimensi.
c). Links, yang menghubungkan dengan informasi

d). Navigational Tools, yang memungkinkan pemakai untuk menjelajahi informasi yang ditampilkan

e). Cara, untuk berbagi, memproses, dan mengkomunikasikan informasi dan ide pemakai.

5). Sistem Multimedia
Dalam lingkup teknis penyimpanan informasi pada sistem multimedia, terdapat dua jenis multimedia :

1. Sistem Multimedia Stand Alone
Sistem ini berarti merupakan sistem multimedia yang memiliki minimal storage ( harddisk, cd rom,DVD,dll) atau alat input dan output. Contoh: Cd interaktif, DVD movie, Handphone,kamera digital.

2. Sistem Multimedia Berbasis Jaringan
Sistem ini harus terhubung dengan jaringan yang ber bandwith besar, karena faktor sharing system. Contoh: video conference, video broadcast, internet, QR(barcode jenis terbaru), jaringan LAN.
Multimedia ditinjau dari sasaran audiennya  atau tujuan pembuatannya dapat dikategorikan dalam :

6). Kategori Multimedia

1. Multimedia Content Production
Multimedia yang menghasilkan produk kreatif berupa konten musik, film, game ,entertainment, dll.

2. Multimedia Communication
Penggunaan sejumlah teknologi yang berbeda dengan tujuan untuk  komunikasi atau media massa, seperti media televisi,radio, cetak,dan internet.

3. Media Asset
Adalah berbagai bahan yang melekat untuk pembuatan multimedia seperti : shape, warna, suara, video.

4. Media Authoring
Merupakan  aplikasi  komputer  yang  memberikan  peluang  kepada  pengguna  untuk mengembangkan sebuah perangkat  lunak dengan dragging dan dropping berbagai objek multimedia tanpa harus mengetahui penggunaan dan pemahaman bahasa pemrograman.

7). Tujuan Multimedia

a). Meningkatkan efektifitas user (mudah digunakan)

b). Meningkatkan pemahaman

c). Membantu mengembangkan intuisi dan imajinasi


8). Penggunaan Multimedia

a). Area Bisnis : Virtual Shopping

b). Area Pemerintahan : Info lowongan kerja, Informasi Kota (Guide Tour)

c). Area Pendidikan : Virtual Campus

d). Entertainment : Video Games

e). Kesehatan : Virtual Surgary (Pelatihan Simulasi Operasi)


9). Prospek Multimedia

1).   Bidang Periklanan : efektif dan interaktif

2). Bidang Pendidikan : penyampaian bahan pengajaran secara interaktif dan dapat mempermudah pembelajaran (suara, video, animasi, teks, dan grafik)

3). Bidang Jaringan dan Internet : membantu dalam pembuatan website yang menarik, informatif, dan interaktif


10). Masalah Multimedia

1). Biaya investasi

a). Multimedia mengandung konten yang banyak

b). Copyright dan royalty yang mahal

2). Masalah teknikal (accessibility issues)

a). Upgrade IT & PC infrastructure

3). Masalah Sociopsychological

a).  Generation gap                  c).  Learning in group/individual

b).  Learning rates                   d).  Importance of teacher
4). Legal problems

a).  Copyright

11). Elemen Multimedia

1).   Objek

a). Elemen Kontinyu : Merupakan Elemen Bersifat Dinamis

a). Animasi      b). Video

b). Elemen Tunggal : Merupakan elemen yang bersifat Statis

a). Teks                        c). Grafik

b). Icon                        d). Citra

2).   Layout dan Spasial

a). Absolut                  c). Relasi Topologi

b). Relasi Berarah        d). Alur Teks

3).   Dimensi Temporer

a). Model Temporer
>> Terbatas : mis. 6 detik.
>> Tidak terbatas : mis. pemakai mengklik button.
>> Relasi paralel dan sekuensial, mis. 2 video dimulai bersamaan

b). Animasi
>> Animasi, Gabungan Dimensi Temporer dan Layout Spasial (posisi suatu objek berubah sesuai dengan waktunya)

4).   Interaksi Pemakai

Terdapat 4 level interaksi pemakai :

a). Pasif : hanya visualisasi.

b). Reaktif : interaksi terbatas, ex : fs. Scroll panel.

c). Proaktif : memilih jalur atau penyeleksian, contoh : menekan button.

d). Reciprocal : berhubungan dengan informasi  lain, contoh : informasi link menuju web

Model Interaksi
 
a). Navigasi : tombol / icion digunakan untuk memilih jalur yang diinginkan.

b). Perancangan : pemakai memodifikasi gaya visual dari presentasi, contoh : warna, volume audio.

c). Bioskop : pemakai dapat mengontrol waktu keseluruhan vcr ,contoh : play, stop

5).   Logika Aplikasi

Merupakan alur dari menu yang digunakan pada presentasi multimedia, beberapa alur diantaranya berhubungan dengan struktur menu diantaranya adalah :

a). Linear

b). Hierarki

c). Non Linear

d). Komposit (Campuran)


12). Captured Media & Synthesized Media
1).   Captured Media
Tipe informasi yang diambil dari dunia nyata (e.g. Still pictures, moving pictures, and sound).

2).   Synthesized Media
Tipe informasi yang dibuat oleh komputer (e.g. Text, graphics and computer animation).


PRIMBON

Google+ Badge

Google+ Followers

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Facebook Themes